Timnas Korsel Dilempari Telur

Betmaster88 – Timnas Korsel Dilempari Telur. Belum lama ini insiden tidak mengenakan menimpa para pengawa dari Timnas Korea Selatan. Diketahui telah terjadi insiden pelemparan telur oleh orang yang tak bertanggung jawab.

 

Namun sepertinya pihak dari Asosiasi Sepakbola Korea Selatan (KFA) tidak akan mempermasalahkan ini lebih lanjut lagi. Mereka telah memutuskan untuk tidak mengajukan tuntutan kepada pelaku pelemparan telur yang menimpa Son Heung Min dkk.

 

Timnas Korsel Dilempari Telur

 

Insiden ini terjadi setelah Timnas Korea selatan pulang lebih awal setelah tersingkir di fase Grup Piala Dunia 2018. The Taeguk Warriors julukan bagi tim Korsel harus menderita kekalahan atas Swedia dan Meksiko, sebelum akhirnya finis ketiga usai mengalahkan juara bertahan Jerman 2-0.

 

Walaupun berhasil untuk meraih kemenangan atas Timnas Jerman, namun hal itu tidak cukup untuk bisa meloloskan Korea Selatan dari fase penyisihan babak Grup. Hal ini pun bisa dikatakan menjadi awal dari kemarahan para pendukung setia dari The Taeguk Warriors.

 

Kronologi kejadian ini sendiri terjadi ketika Timnas dari Korea Selatan telah tiba di bandara Incheon, Korea Selatan. Terlihat jika tim pungawa Korsel mendapatkan pelemparan telur busuk oleh beberapa orang yang tak bertanggung jawab, namun beruntung lemparan telur tidak mengenai para pemain dan staff kepelatihan The Taeguk Warriors, lemparan ini hanya mengenai karpet di depan mereka.

 

Namun menurut dari laporan media Yonhap News, pihak kepolisian dari Bandara Incheon telah menyatakan bahwa pihak dari KFA tidak akan menindak lanjuti proses ini ke ranah hukum. Hal ini dikarenakan mereka merasa bahwa kemarahan dari para pendukung Korsel ini merupakan sikap yang wajar saja.

 

“Tentu kami tidak bisa melanjuti kasus ini dikarenakan niat dari KFA yang tidak ingin terus mempermasalahkan para pelaku pelemparan tersebut,”ungkap dari kepala kepolisian dari Bandara Incheon, dilansir dari media ESPN/FC.

 

“Pelemparan telur sebenarnya adalah sebuah penyerangan. Namun hal ini sebenarnya adalah sebuah pelanggaran, tetapi tidak bisa dituntut tanpa ada keberatan dari pihak korban pelemparan tersebut,”tambahnya lagi.

 

Dengan kegagalan dari Korea Selatan untuk bisa lolos ke fase gugur mengulang hasil serupa di Brasil 2014. Sejak melaju sampai semifinal di 2002, Korsel terdepak di fase grup (2006), sebelum maju sampai babak 16 besar pada Piala Dunia 2010.